Ini doa Awal Tahun

Memasuki awal tahun 1440 H. Ada baiknya  kalau kita mengawali tahun ini dengan meminta perlindungan kepada Allah. Dan baik pula kalau kita memohon penerimaan amal baik kita yang serba kurang itu. Berikut ini doa yang dibaca  di awal tahun.  

SUMBER: Kitab Munjiat Al Mubarokah Pesantren Zainul Hasan Genggong

Doa yang dibaca sebanyak tiga kali ini diharapkan menjadi awal tahun yang baik. Semoga Allah menerima doa yang kita baca di awal tahun ini. (Humas IT)

Ini Doa Rasulullah SAW di Akhir Tahun

Tahun 1439 H segera berakhir. Kita sesaat lagi akan memasuki awal tahun 1440 H. Ada baiknya  kalau kita mengakhiri tahun ini dengan pengakuan dosa dan permohonan ampun kepada Allah. Dan baik pula kalau kita memohon penerimaan amal baik kita yang serba kurang itu. Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam di akhir tahun.

Sumber: Kitab Munjiat Al Mubarokah Pesantren Zainul Hasan Genggong

Doa yang dibaca sebanyak tiga kali ini diharapkan menjadi akhir tahun yang baik. Semoga Allah menerima doa yang kita baca di akhir Dzulhijjah tahun ini. (Humas IT)

Maraknya berita Hoax, Mahasiswa STIH ZAHA Lakukan Ini

KRAKSAAN – Menjelang penerimaan anggota magang baru, sebanyak 12 anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hukum terus digembleng. Jum’at (07/09/18) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hukum melakukan Diklat Jurnalistik lanjutan guna untuk memperdalam materi tentang jurnalistik.

Berlangsung sekira pukul 09.00 WIB, Bapak Mohammad Hendra, M.Pd.I, selaku narasumber menuturkan bahwa Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan khususnya yang ikut UKM ini harus bisa dan memahami adanya ilmu jurnalistik selain menguasai ilmu Hukum, karena banyak masyarakat yang yang ditangkap dan ditahan penyebabnya membuat dan menyebarkan berita hoax,” Kita jangan salahkan pemerintah atau polisinya jika ditangkap, karena atas perbuatanya bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa hingga gaduhnya masyarakat disekitar kita,” ungkap dosen yang juga penulis sebelum memulai materi.

Menurutnya, maraknya berita hoax menuntut mahasiswa termasuk anggota pers untuk selalu waspada dan berhati-hati. Karena diluar telah banyak berita hoax yang dibagikan dan disebarkan melalui media sosial oleh masyarakat yang kurang paham akan dunia pers. “ Mahasiswa sebagai agent of change harus peka dan tidak boleh membuat masyarakat disekitar kita gaduh dan resah. Maka dari itu sebelum membagikan postingan berita, kita harus mengetahui berita itu fakta atau hoax , tambah kepala Madin Miftahul Jannah Maron Kidul, Maron, Probolinggo.

Dalam pemaparannya, Bapak Hendra (Sapaan akrabnya-red) tidak hanya menjelaskan tentang bagaimana cara memilah dan memilih berita hoax, namun juga menjelaskan kembali teknik membuat berita yang baik dan benar. Selain itu, beliau juga meminta agar mahasiswa STIH Zainul Hasan termasuk anggota pers untuk senantiasa menjadi wadah bagi masyarakat yang kurang memahami ilmu jurnalistik. “ Hoax jangan dimakan dulu, kalian adalah corong medianya kampus. Maka dari itu ayo sampaikan kepada masyarakat bahwa STIH Zainul Hasan bukan hanya mempelajari ilmu hukum saja, namun juga memperdalam ilmu jurnalistik , ujarnya.

Kegiatan yang digelar di ruang kelas semester III ini, disimak secara antusias oleh puluhan anggota LPM Hukum. Mereka meluangkan waktu yang awalnya digunakan untuk libur, guna untuk diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. “ Alhamdulillah, walaupun waktu libur tersita, namun kami senang karena diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendapat ilmu serta pengalaman baru”, ungkap Sofiatur Rohma selaku Anggota Human Resources Departement LPM Hukum STIH Zainul Hasan Kraksaan.

Lanjut Sofi mengatakan bahwa dirinya tidak sia-sia bergabung dengan organisasi Lembaga Pers Mahasiswa ini. Karena selain mengetahui tentang ilmu jurnalistik, dirinya juga bisa mengetahui undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), “ padahal bayar SPP-nya sama dengan mereka yang tidak tergabung UKM ini, inilah kelebihan kampus yang dipimpin oleh Ning Hus,” ujarnya sembari menarik nafas dengan bangga. (Firdatul Qomariah/LPM).

Ubah Karakter Mahasiswa, STIH ZAHA Launching UKM Baru

KRAKSAAN: Dalam rangka membantu mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan potensi non-akademis yang dimilikinya, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo juga menyediakan wadah bagi mahasiswa yang biasa disebut UKM, Unit Kegiatan Mahasiswa.

Perguruan Tinggi yang dipimpin oleh Ibu Hj. Khusnul Hitaminah, S.H, M.H kemarin Kamis (30/8/2018) saat penutupan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) telah di launchingkan UKM baru yaitu UKM Seni Hadrah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bapak H. A. Djazim Maksum, S.H, M.H.I, M.H, Pembantu Ketua II, Bapak Mohammad Hendra, M.Pd.I, Pembantu ketua III, Bapak Anton Suryadi, S.H, M.H, Ketua Prodi, Bapak Awaludin, S.Pd.I, Ketua PMB 2018 dan segenap jajaran civitas akademika serta dosen STIH Zainul Hasan Kraksaan.

Pembantu Ketua III bidang kemahasiswaan menuturkan bahwa Unit Kegiatan Mahasiswa ini adalah Unit kegiatan Mahasiswa yang lebih berbidang pada kegiatan Hadrah Al – Banjari sehingga diperlukan bibit unggul yang mempunyai kemampuan seni, oleh karena itu perlulah suatu wadah yang dapat mendidik Mahasiswa untuk menjadi Mahasiswa yang berjiwa seni dan mampu bersaing dan sportif dalam setiap kegiatan Mahasiswa dan kehidupan sehari – hari terutama lingkungan kampus, “ hal yang urgen bagi kami adalah membentuk karakter mahasiswa melalui seni ini, tentunya mereka akan secara tidak sengaja dekat dengan Rasulullah,” tutur bapak Mohammad Hendra saat diwawancarai oleh jurnalis kampus.

Lanjut Bapak Hendra menyampaikan bahwa Mahasiswa STIH Zainul Hasan ini, mayoritas dari luar pesantren, mereka banyak yang belum mengenal ilmu pesantren (agama-red), maka dengan cara UKM ini insyaAllah mereka akan mengenal dan memahami ajaran pesantren, “tentunya karakternya akan berubah sendiri karena lisan dan hatinya selalu menyebut Allah dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam,” ujarnya sembari tersenyum.

Selain UKM Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), Band Music, Lembaga Pengembangan Ilmu Al Quran, Pagar Nusa, Futsal, Volly ball kini Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan telah memiliki UKM Seni Hadrah.

Disamping itu, untuk meningkatkan prestasi mahasiswa dalam bidang akademik dan non akademik maka perguruan tinggi yang berada di Kota Kraksaan ini telah dilengkapi dengan Laboratorium Hukum dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) untuk menunjang para mahasiswa dalam mendalami ilmu hukum. (Afrin Febriana/ Annur Jannah/dra)

Polres Probolinggo Kawal Mahasiswa Baru STIH ZAHA Lakukan Kegiatan Ini

PAITON – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh tiap calon mahasiswa. Kegiatan yang dilaksanakan guna untuk menyambut dan memperkenalkan bagaimana kehidupan kampus tersebut biasanya diisi dengan beberapa kegiatan seperti materi, games dan lainnya.

Memasuki hari terakhir kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2MB) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan pada kamis 30/08/18, Panitia mengadakan agenda outbond di Pantai Duta Paiton. Sekira pukul 08.00 WIB, para peserta dan panitia tiba di Pantai Duta dengan dikawal oleh Polres Probolinggo. “ Ini merupakan hari terakhir dalam kegiatan PK2MB. Alhamdulillah, kami selaku panitia bekerja sama dengan Polres Probolinggo, guna untuk mengawal peserta PK2MB agar tertib dan selamat tiba di Pantai Duta ”, ungkap Khairul Anam selaku Wakil Ketua Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru tahun 2018.

Selain melakukan kegiatan outbond, para peserta juga melakukan kegiatan aksi bakti sosial yaitu dengan membersihkan sampah-sampah yang ada dipinggir pantai serta menanam ratusan pohon mangrove. Kegiatan mulia tersebut mendapatkan apresiasi positif dari Ketua Pengelolah Pantai Duta yakni Abdul Aziz. “ Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selain memperkenalkan Pantai Duta kepada peserta, disini juga ada kegiatan bakti sosial bersih-bersih pantai dan menanam pohon magrove. Ini merupakan kegiatan mulia dan mengajarkan kepada peserta bahwa kita harus mencintai lingkungan alam sekitar ”, ungkap pria Kelahiran 10 November 1963 tersebut.

Lanjut Aziz mengatakan bahwa ada sekitar 250 pohon magrove yang ditanam oleh peserta maupun panitia PK2MB Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan. “ Setiap orang menanam dua pohon magrove bagi peserta, dan untuk panitia menanam lebih dari 2 pohon magrove ”, tambahnya.

PEDULI LINGKUNGAN: Peserta PK2MB saat mengambil sampah. Kamis 30/8/2018.

Senada dengan hal tersebut, Ismatul Qomariyah selaku peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) tahun 2018 mengatakan bahwa ini kali pertama dirinya menanam pohon magrove. “ Awalnya saya mengira hanya akan melakukan outbond saja, tapi ternyata masih ada bakti sosial yaitu membersihkan pantai dan menanam pohon magrove. Ini kali pertama saya terjun langsung untuk menanam pohon magrove ”, tuturnya.

MENGABDI: Zainal Abidin Sekjen BEM (kiri) saat menerima pohon Mangrove secara simbolis untuk di tanam.

“ Banyak pengalaman baru yang saya dan teman-teman dapatkan. Selain mengenal apa itu kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan dan Pesantren Zainul Hasan Genggong, disini kami juga dikenalkan dengan lingkungan yang berada di Kabupaten Probolinggo. Apalagi ditambah dengan kegiatan bakti sosial, itu menunjukkan bahwa kami selaku mahasiswa harus peduli lingkungan sekitar dan saling menjaga bukan saling merusak ”, ungkap alumnus SMA Zainul Hasan 1 Genggong tersebut.

Pembantu Ketua III Bapak Mohammad Hendra mengucapkan banyak terima kasih kepada pengelola Pantai Duta yang telah memberikan izin kami untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang telah kami susun, ” tak lupa pula kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Polres Probolinggo, selain menjadi pemateri juga memberi pengawalan kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan di Pantai Duta, dan mohon maaf jika ada kesalahan dari anak-anak kami”, ujarnya saat ditemui usai pertemuan wali mahasiswa. ( Windi Lestari/Ikrimatus Soimah/Dra)