Bindalwas 2018 di STIH Zainul Hasan Kraksaan berjalan dengan lancar

KRAKSAAN: Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan hari ini Rabu 04 Juli 2018 menerima kunjungan Tim Pembinaan Pengendalian dan Pengawasan Perguruan Tinggi (Bindalwas) dari Kopertis Wilayah VII Jawa Timur.

Ketua STIH Zainul Hasan Kraksaan, Ibu Nyai Hj. Khusnul Hitaminah, S.H, M.H bersama dengan para pembantu, kepala unit, kepala bagian, menerima langsung kehadiran Tim Bindalwas yang berjumlah empat (4) orang, diantaranya Drs. Budi Hasan, M.Si, Airin Nur Fatma, S.Sos, Farida Ulfayatin, S.E, dan As’ari, S.Kom.

Dalam sambutanya Bapak Drs. Budi Hasan, M.Si, penanggung jawab dalam pelaksanaan Bindalwas 2018 ini mengatakan bahwa maksud dan tujuan dilakukan Bindalwas ini untuk memberikan pembinaan kepada PTS agar taat azas dan peraturan sehingga menghindarkan PTS dari permasalahan dikemudian hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membantu PTS dalam rangka peningkatan mutu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akuntabel. “ Alhamdulillah, pelaksanaan Wasdalbin di STIH Zainul Hasan Kraksaan berjalan dengan lancar, jika ada beberapa catatan yang masih perlu untuk dilakukan perbaikan dan penyempurnaan untuk segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Ibu Nyai Hj. Khusnul Hitaminah, S.H, M.H, Ketua STIH Zainul Hasan Kraksaan mengatakan terima kasih atas pembinaan yang dilakukan oleh Tim Bindalwas Kopertis Wilayah VII di STIH Zainul Hasan Kraksaan ini, sehingga kami akan selalu meningkatkan mutu di bidang Diktendik, Lemkerma dan Belmawa. “ Tentunya kami akan segera melaksanakan apa yang telah menjadi temuan tadi,” tutur adik ketua PWNU Jawa Timur K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H, MM.

Acara yang dimulai pukul 10.00 Wib itu bertempat di Auditorium berjalan dengan lancar, dengan diakhiri penyerahan surat temuan Bindalwas 2018 antara penanggungjawab Tim Bindalwas 2018 kepada Ketua STIH Zainul Hasan Kraksan sekaligus penyerahan Majalah STIH Zainul Hasan Kraksaan kepada Kopertis Wilayah VII Jawa Timur. “ Alhamdulillah, saya diberi Majalah ini, sehingga saya lebih semangat membaca dan mengetahui tentang kampus ini”, tutur Bapak Drs. Budi Hasan, M.Si saat menerima majalah STIH Zainul Hasan Kraksaan sembari tersenyum lepas. (Reporter: Raudlatul jannah/Nur Hidayati/dra).

Semua lulusan STIH Zainul Hasan Kraksaan wajib mengisi Tracer Study, begini caranya

Assalamualaikum. Wr. Wb.
Diberitahukan untuk semua Alumni/Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan Kabupaten Probolinggo semua angkatan, dimohon kerjasamanya untuk mengisi Penelusuran Alumni (Tracer Study) secara Online.
Tujuan dari Tracer Study ini adalah:
- Sebagai masukan/informasi penting bagi pengembangan kampus;
- Sebagai alat evaluasi untuk melihat relevansi antara perguruan tinggi dengan dunia kerja;
- Sebagai masukan bagi perbaikan kinerja dosen dan staf administrasi;
- Sebagai masukan bagi perbaikan kurikulum;
- Sebagai bahan untuk membangun jaringan/network alumni.
Adapun cara input Tracer Study secara online : Alamat Url : http://tracestudi.stihzainulhasan.ac.id/
Kami haturkan terima kasih kepada Alumni/Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan Kabupaten Probolinggo yang telah berkenan meluangkan waktu untuk mengisi Penelusuran alumni/Tracer Study ini.
Wassalamualaikum, Wr.Wb.
Kraksaan, 02 Juli 2018
Ketua STIH Zainul Hasan ,
Ttd;
Hj. Khusnul Hitaminah, S.H. M.H.
Catatan: Untuk lebih jelasnya datang ke kampus atau bisa menghubungi Bapak Mohammad Hendra, pembantu ketua III bidang kemahasiswaan (WA: 081333661100).

STIH ZAHA Kraksaan Gandeng BAZNAS, Ini Kata Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo

KRAKSAAN: Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan tahun 2018 atau Ramadhan 1439 H dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Probolinggo dalam mengumpulkan zakat fitrah (termasuk infaq shadaqoh) dan mendistribusikan serta mendayagunakan perolehan zakat fitrah kepada yang berhak sesuai dengan syariat Islam.

Pembagian Zakat yang dibagikan kepada masyarakat sekitar kampus kemarin, Ahad (10/06/2018) di halaman kampus STIH Zainul Hasan Kraksaan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Zakat fitrah yang dibagikan tersebut berasal dari mahasiswa dan dosen serta karyawan di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan.

SINERGI: Ketua Baznas (tengah) diapit oleh H. A. Djazim Maksum pembantu ketua II (kanan), Mohammad Hendra (kiri) pembantu ketua III.

Bapak Drs. H. Achmad Muzamil menuturkan bahwa sejauh ini hanya kampus STIH ZAHA Kraksaan yang kami terbitkan SK (surat keputusan) sebagai unit pengumpul zakat (UPZ) dalam memberikan kewenangan untuk mengumpulkan dan mendistribusikan sesuai Undang-undang No 23/2011 tentang UU Pengelolaan Zakat dan Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 3 tahun 2014.” Kami sangat bangga kepada kampus ini, karena telah ikut andil dalam pengumpulan dan mendistribusikan zakat,” tutur pria kelahiran Probolinggo, 30 April 1963 saat diwawancarai di ruang kerjanya oleh jurnalis kampus .

Surat keputusan ketua Baznas Kabupaten Probolinggo itu tertulis dengan Nomor: 56/Baznas-Kab/SK-UPZ/VI/2018 tentang pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kabupaten Probolinggo STIH Zainul Hasan Kraksaan berlaku sejak tahun 2018 hingga 2023 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Probolinggo Drs. H. Achmad Muzamil.

BUKTI: Surat keputusan ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo.

Bapak Muhammad Hendra menuturkan bahwa menggandeng Baznas ini dalam rangka menggerakkan intesifikasi dan efektivitas pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infaq dan shodaqoh, sehingga kami mengajukan kepada Baznas untuk menerbitkan SK dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat, “ Alhamdulillah, SK-nya sudah ditandatangani oleh Bapak Ketua Baznas dalam masa waktu 2018-2023,” terang pembantu ketua III bidang kemahasiswaan STIH Zainul Hasan Kraksaan ini saat dihubungi, Senin, 11/06/2018. ( Reporter: Nandya Anis/LPM).

Pengemis ini Menangis Saat BEM STIH ZAHA Gelar Zakat On The Road

KRAKSAAN – Memasuki 5 hari terakhir Bulan Ramadhan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Zainul Hasan kembali menggelar pembagian zakat dan peduli sosial dalam rangka menghidupkan bulan Ramadlan 1439 H. Pembagian zakat fitrah kali ini berbeda dari pembagian zakat sebelumnya. Pasalnya, organisasi ini menggelar zakat bertajuk “ Zakat On The Road ” pada Minggu sore (10/06/18) seusai pembagian zakat yang berlangsung di halaman kampus.

MEMBERI: Presiden Mahasiswa Saat memberikan zakat

Berlangsung sekira pukul 15.30 WIB, zakat tersebut dibagikan kepada para pengemis, pemulung serta tukang becak yang ada disekitar daerah Kraksaan dan Pajarakan. “ Ini merupakan salah satu pembagian zakat lanjutan. Setelah membagikan zakat dihalaman kampus, kita terjun langsung ke jalan. Itulah alasan kenapa kita mengatakan Zakat On The Road karena kita terjun langsung ke jalan untuk membagikan kepada orang yang berhak menerima. Dan zakat yang dibagikan ini murni berasal dari Mahasiswa, Dosen beserta Karyawan STIH Zainul Hasan ”, tutur Khairul Anam selaku Presiden Mahasiswa BEM STIH Zainul Hasan.

Menurutnya ada sekitar 117 Zakat Fitrah, dan sebanyak 77 Zakat Fitrah dibagikan dihalaman Kampus STIH Zainul Hasan Genggong, sedangkan sebanyak 40 Zakat Fitrah dibagikan secara langsung di jalan sekitar daerah Kraksaan dan Pajarakan.

PEDULI: Pimpinan Umum LPM saat menyalurkan zakat

Senada dengan Khairul Anam, Raudlatul Jannah selaku Pimpinan Redaksi LPM Hukum yang turut andil dalam pembagian Zakat On The Road mengaku sangat terharu ketika terjun langsung ke jalan. Menurutnya dengan terjun langsung ke jalan, kita bisa mengetahui apa saja keluh kesah yang mereka rasakan. “ Sangat terharu bisa saling berbagi untuk mereka yang membutuhkan. Mereka juga punya letak kebahagiaan tersendiri, walaupun kadang profesinya sering dipandang sebelah mata oleh orang lain ”, ungkap wanita asal Desa Satreyan tersebut.

SAMBANGI: Menteri Pendidikan BEM STIH ZAHA saat mendatangi warga

Lanjut Raudlatul Jannah mengatakan bahwa orang yang ditemuinya tadi bukanlah berasal dari daerah Kraksaan melainkan dari daerah kota lain yang lumayan jauh jaraknya. “ Kita memang sengaja mencari pengemis dan pemulung yang telah lanjut usia. Karena kita merasa mereka yang berhak mendapatkan zakat tersebut. Dan yang lebih terharu lagi ketika kita datang menghampiri, mereka begitu bahagia apalagi ketika kita membawa bungkusan kresek biru. Tak henti-hentinya mereka mengucap syukur dan mendo’akan kita bahkan kampus STIH Zainul Hasan. Tapi yang lebih menyentuh lagi ketika mereka juga meminta doa kepada kita agar hidupnya bisa lebih baik lagi. Saya pribadi merasa malu, karena mereka yang sudah lanjut usia saja tak pernah lupa bersyukur atas hal kecil yang diperoleh. Sedangkan kita yang sudah dirasa cukup masih sering mengeluh. Kadang hidup yang kita keluhkan dalah hidup yang mereka inginkan ”, ucapnya.

TURUN: Pimpinan Redaksi Saat menyalurkan zakat

Disisi lain, Ibu Tri yang mengemis di area Kraksaan mengaku sangat senang bisa mendapatkan rezeki ketika ditemui oleh Jurnalis Kampus STIH Zainul Hasan. Apalagi ketika mengetahui bahwa kampus STIH Zainul Hasan adalah kampus yang berada dibawah naungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, beliau tak henti-hentinya mendoakan.  “ Alhamdulillah ada rezeki yang Allah kirimkan. Semoga Allah mengganti berlipat ganda kebaikan yang kalian beri, dan semoga dilancarkan segala urusannya sambil meneteskan air mata ”, ungkap lansia yang berasal dari Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang ketika ditemui oleh Jurnalis Kampus pada saat Zakat On The Road berlangsung. (Reporter: Raudlatul Jannah/Firdatul Qomariyah)

STIH ZAHA Bagikan Zakat, Wanita Janda Mengatakan Begini

KRAKSAAN: Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan membuat warga sumringah, pasalnya perguruan tinggi yang dipimpin oleh Ibu Nyai Hj. Khusnul Hitaminah, S.H. M.H, hari ini Ahad (10/6/2018) menyalurkan zakat fitrah kepada warga sekitar kampus, tepatnya dari desa Asembagus dan Desa Karang Lo Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Pembagian Zakat yang dibagikan di halaman kampus sejak pukul 14.00 Wib tersebut berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga mereka yang datang untuk menerima zakat fitrah merasa nyaman, apalagi disambut dengan senyuman dari para pengurus BEM STIH Zainul Hasan Kraksaan saat memberikan kepada para penerima.

Bapak Mohammad Hendra pembantu ketua III bidang kemahasiswaan menuturkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan, disamping perintah agama juga kami lakukan kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan tri dharma perguruan tinggi. Adapun orang –orang yang menerimanya mereka dari orang-orang fakir dan miskin,” Semoga kegiatan ini mendapatkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala dan bermanfaat bagi penerimanya,” tutur dosen yang sekaligus menjadi kepala biro pendidikan bagian ketenagaan Pesantren zainul Hasan Genggong ini saat diwawancarai usai memberikan zakat. Ahad, 10/6/2018 tadi sore.

Zakat fitrah yang dibagikan tersebut berasal dari mahasiswa dan dosen serta karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan. Dan kegiatan ini sudah berjalan setiap tahun, namun tahun ini pembagianya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Ibu Sami’ani (75th)  salah satu penerima zakat menuturkan sangat bahagia dan senang atas kegiatan ini,” Alhamdulillah, tahun ini saya dapat lagi, semoga kampus STIH ini berkah dan jaya, dan semoga ibu nyai ning hus dan dosen lainya sehat,” tutur janda 4 anak ini saat diwawancai oleh jurnalis kampus.

MENGABDI: Bapak Suhai Sarianto saat diwawancarai oleh jurnalis kampus

Selain Ibu sami’ani, Bapak Suhai Sarianto juga mengucapkan terima kasih banyak kepada kampus ini, yang setiap tahunnya telah membagikan zakat fitrahnya kepada masyarakat sekitar kampus,” Kami doakan semoga pesantren Genggong dan kampus ini diberkahi oleh Allah,” tuturnya kakek yang berumur 55 tahun asal desa Asembagus. ( Reporter: Firdatul Qomariah/Raudlatul Jannah ).