Skip to main content

Dosen STIH Zainul Hasan Kraksaan di lantik menjadi Panwaslu

Surabaya: Diantara 114 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dari 38 Kabupaten/Kota se-Jatim yang dilantik oleh Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Senin kemarin (28/8), ada salah satu dosen STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yaitu Bapak Fathul Qorib, SH.MH.

Berdasarkan surat Nomor: 263/K.BAWASLU PROV.JI/VIII/2017 Bapak Fathul Qorib telah resmi menjabat sebagai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Probolinggo.

Selamat: Ketua KPU Kabupaten Probolinggo ikut hadir (batik)

Dengan ini di setiap kabupaten/kota ditetapkan tiga Panwaslu. Mereka akan bertugas dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota (Pilwali) 2018, serta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Ketua Bawaslu Provinsi Jatim, Dr Sufyanto SAg MSi kemarin mengatakan, saat ini jumlah panwaslu kabupaten/kota masih tiga orang. Namun setelah adanya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, anggota panwaslu akan bertambah menjadi lima orang. Selain itu, nama panwaslu juga akan ubah menjadi Banwaslu Kabupaten/Kota.
“Di Jatim, ada beberapa daerah yang anggota panwaslunya tetap tiga tidak lima orang. Aturan itu perintah undang-undang. Dulu, saat undang-undang nomor 7 ini disusun pertimbangannya ada yang tiga dan lima orang, karena jumlah penduduk,” Ucapnya.

Lanjut Sufyanto, untuk memilih lima anggota banwaslu kabupaten/kota ini,  tiga anggota panwaslu saat ini akan di assesement. Jika dinilai masih layak, akan tetap diberikan amanah untuk melanjutkan jabatannya.  Sementara untuk mengisi kekurangan dua anggota banwaslu kabupaten/kota nantinya, akan dibuka lagi rekrutmen baru,” tandansya.

Senyum: Fathul Qorib        (Dasi merah) bersama komisioner lainya

Di tempat sama, Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) mengatakan, dengan pelantikan panwaslu ini, infrastruktur pilkada sudah terbentuk. Hanya memang, tinggal Bawaslu yang akan digantikan pada September ini.

“Komunikasi dengan forkopimda ini sangat penting. Tujuannya agar terjalin sinergitas dalam mensukseskan pemilihan umum,” kata Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo, saat Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Beserta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2018, dan Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa timur, di Graha Wicaksana Praja, Kantor Gubernur Jatim.

Turut hadir dalam pelantikan yaitu Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur, Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito, bahkan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo juga hadir. (dra)

Tinggalkan Balasan