Wali Band Tampil di Kampus STIH Zainul Hasan Genggong

Kraksaan: Perkembangan musik Indonesia kini kian marak, ini dapat dilihat dari banyaknya grup band baru yang bermunculan. Dari sekian banyak grup musik tersebut kebanyakan bentukan dari satu sekolah atau kampus.

Berbicara mengenai musik tidak terlepas dari keselarasan, harmonisasi dan perasaan. Musik merupakan bahasa yang global dimana musik sebagai wujud menyampaikan perasaan, situasi dan keadaan yang digambarkan secara imajinatif dengan satu keselarasan dan perekat satu kesatuan dan kebersamaan, karena musik tidak memandang perbedaan. Dalam peningkatan dan kemampuan dan penguasaan tehnik dalam bermusik sudah barang tentu dibutuhkan suatu wadah atau event yang diharapkan mampu menampung dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh generasi muda khususnya para mahasiswa, sekaligus memacu kreativitas generasi muda ke arah yang lebih positif dan bermanfaat

Essip: Personel LAW BAND saat latihan

Maka dari itu, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tidak tinggal diam untuk mengasah bakat dan minat mahasiswanya, terbukti, kini kampus yang dipimpin oleh Ibu Hj. Khusnul Hitaminah, SH. MH telah membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Band (UKM Band) dengan nama LAW BAND.

UKM Band merupakan suatu unit yang bergerak pada bidang musik, khususnya musik Religi modern. UKM ini menghimpun seluruh mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat dibidang musik serta membekali para anggotanya dengan kemampuan organisasi dibidang musik yang dapat berguna untuk mengasah kemampuan softskill para anggotanya.

Bapak Mohammad Hendra mengatakan bahwa kegiatan ini semata-mata hanya untuk menjawab tantangan zaman dan sebagai bentuk untuk mengasah keilmuan dibidang seni dan musik, kalau dilihat kampusnya, kami konsentrasi kepada ilmu hukum, namun mahasiswa harus memiliki perkembangan lainya, salah satunya dunia musik. “ Kita hidup di Zaman Now, maka harus peka terhadap perkembangan zaman.”ujar pembantu ketua III bidang kemahasiswaan di ruang kerjanya. Sabtu, 16/17.

Beliau juga mengatakan, bahwa selain kegiatan band, STIH Zainul Hasan akan segera membentuk jam’iyah Hadrah, anggotanya sudah lengkap, dan alatnya sudah ada, tinggal mengatur waktu latihanya saja.“ Semua kegiatan ini, sebagai bentuk keseriusan dari ibu ketua kami, yaitu Ibu Hj. Khusnul Hitaminah untuk melayani mahasiswa dengan baik, yang penting SPP jangan telat bayar.” Pungkasnya sambil tersenyum.

Mantab: Rifki (megang mic) Vokalis LAW BAND

Rudianto salah satu personel band mengatakan bahwa LAW Band ini mempunyai visi yang sangat besar, yaitu menjadi band yang beraliran religi. “ Kami ingin seperti Wali Band, Ungu, Last Cild dan lainya yang saat ini ada di papan atas music Indonesia.” Ucap dengan nada semangat saat diwawancarai oleh tim website.

Senada dengan Rudi, Windi mahasiswa baru semester satu mengatakan bahwa dirinya kaget tatkala ada bunyi band disekitar kampus, lagu yang dibawa oleh Law band itu lagu-lagunya Wali Band.”  Pokonya, kami senang, kampus ini ada bandnya, semoga Wali Band bisa tampil di kampus ini dan duet dengan Law Band”. Ucap mahasiswi yang ngefans ke Wali Band dengan nada semangat dan tersenyum.

LAW BAND yang digawangi oleh Rudi, Sajjad, Abdillah, Indah, Rizky,Ilham, Rizal, Rifki, Nur Amniullah dan Firda merupakan mahasiswa STIH ZAHA yang memiliki bakat, waktu latihanya setiap hari sabtu di luar jam perkuliahan di studio Law Band STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. (Firda/Fredy/LPM)

Ini Pesan KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, di Acara Wisuda Ke 24 INZAH-STIH Zainul Hasan Genggong.

Kraksaan – Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan (YPPZH) Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo kembali mewisuda mahasiswanya, Rabu (13/12/2017). Wisuda tahun akademik 2016-2017 itu melibatkan sebanyak 287 mahasiswa yang berasal dari 2 institusi di Yayasan Pendidikan setempat. Yakni, Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong.

Selamat: Ketua STIH Zaha saat memberikan piagam wisuda

Dari 287 mahasiswa yang diwisuda, sebanyak 50 mahasiswa itu dari Institusi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong Kraksaan.

Acara berlangsung sekira pukul 07.30 Wib itu dihadiri oleh KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH.MM Ketua yayasan sekaligus ketua senat, Dr. Abdul Aziz, M.Ag Rektor INZAH bersama jajaranya, Hj. Khusnul Hitaminah, SH. MH ketua STIH Zainul Hasan bersama jajarannya.

Saksi: Para Pengasuh PZH Genggong bersama undangan lainya

Wisuda yang dilangsungkan di Gedung Islamic Centre (GIC) Kota Kraksaan itu dihadiri  para Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong diantara Nyai Hj. Dra. Endah Nihayati, KH. Moh. Hasan Zidni Ilma, KH. Moh. Hasan Nauval, S.Hi, Gus dr. Moh. Haris Damanhuri Romli, dan segenap para shohibul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong lainya. Turut hadir tamu undangan dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo beserta tamu undangan penting lainnya, termasuk wali santri para wisudawan.

Bukti: Wisudawan dan Wisudawati INZAH dan STIH ZAHA

Dalam pantauan Tim Website STIH ZAHa, Ketua YPPZH KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah,SH. MM meminta agar para wisudawan senantiasa menjaga nama baik Pesantren Zainul Hasan Genggong. Serta, tidak hanya memiliki karakter sebagai manusia terdidik dan intelektual. Namun, juga memiliki karakter kepesantrenan dan ke-NU-an yang dijalankan bersama-sama.

“Tidak boleh meninggalkan salah satu dari kedua karakter tersebut. Kalian memiliki tanggung jawab sebagai santri Pesantren Zainul Hasan Genggong. Pesantren memegang amanah sebagai pencetak kader Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” ujar Ketua PWNU Jawa Timur itu.

Kiai Mutawakkil juga mengapresiasi kemampuan perguruan tinggi yang ada di Pesantren Zainul Hasan Genggong dalam beradaptasi menghadapi berbagai perubahan zaman, terkait kebutuhan pendidikan tinggi dengan terus berinovasi. “Kita tidak boleh terlena dengan nama besar, kita harus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman, tanpa melupakan identitas kita,” katanya.

“Saya minta, untuk selalu mengembangkan pendidikan tinggi ini dengan cara berinovasi, berkreasi dan menghasilkan karya-karya sesuai kebutuhan zaman,” pinta kakak Nyai Hj. Khusnul Hitaminah SH. MH ketua STIH Zainul Hasan ini dengan tegas.

Essip: Rektor Inzah dan Ketua STIH saat foto bersama wisudawan-wisudawati prestasi

Sementara Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asyari mengaku, Pesantren Zainul Hasan Genggong memiliki kontribusi yang besar dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Probolinggo, khususnya dibidang pendidikan. “Kami butuh lulusan dari STIH dan INZAH. Kami berharap, mereka bisa berkontribusi dalam membangun Kabupaten Probolinggo, ” katanya.

Prestasi: Sulastri (paling kanan) peringkat pertama, Nur Laila (tengah) peringkat kedua, Yusron (kiri) peringkat ketiga

Wisuda ke 24 tahun 2017 ini, yang meraih nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terbaik diantaranya, Sulastri sebagai peringkat pertama dengan IPK 3,64, dan Nur Lailatul Qomariyah peringkat  ke dua dengan IPK 3,62 dan peringkat ke tiga diraih oleh Yusron Mega Khoiriyah dengan IPK 3,60.  ( Firda/Aprilia/LPM)

KH. Imam Masruhin Ahmad: Alumni Genggong harus peka dengan dua pokok permasalahan saat ini

Kraksaan: “Alumni harus peka dengan dua pokok permasalahan saat ini, yaitu masalah Diniyah dan Ijtima’iyah. Masalah diniyah yang dimaksud adalah masalah keagamaan, yangmana saat ini banyak masyarakat kita dibenturkan dengan hukum merayakan maulid Nabi, tahlil, haul dan Ziarah Qubur. Akhirnya, masyarakat mengalami kebingungan dan kebimbangan. Oleh karena itu Alumni harus hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan”. kata Kiai Imam Masruhin Ahmad saat menjadi pemateri pendadaran ke-Genggong-an bagi calon Wisudawan-wisudawati S-1 INZAH dan STIH ZAHA di Masjid Jami’ Al Barokah Genggong. Senin 11/12/2017.

Menurutnya, selain masalah diniyah, masalah Ijtimaiyah atau kemasyarakatan juga menjadi masalah saat ini. Semisal radikalisme, terorisme, liberalisme dan komunisme, selain itu juga masalah saparatisme. “Saya minta kepada peserta pendadaran untuk waspada dan harus hadir untuk memberikan penjelasan dengan baik dan benar sesuai dengan ajaran Pesantren Zainul Hasan Genggong.” jelasnya

Sementara Dr. Abdul Aziz, M.Ag Rektor Inzah meminta kepada peserta pendadaran untuk selalu bersyukur, karena kuliah selama 4 tahun yang penuh suka duka dan perjuangan, saat ini telah sampai untuk mengapatkan gelar sarjana.” Bersyukurlah kepada Allah, mintalah kepada Allah untuk diberikan ilmu yang bermanfaat dan barokah.” pinta ustadz yang saat ini menjadi ketua umum DPP Tanaszaha Genggong.

Wisuda tahun 2017 ini, akan dilaksanakan pada hari rabu, tanggal 13 Desember 2017, dimulai pada pukul 07.00 Wib. di Gedung Islamic centre Kraksaan. (Raudlatul Jannah / Windy/Dra).

Jadwal Pendadaran Bagi Calon Wisudawan-Wisudawati INZAH-STIH Zainul Hasan Kraksaan Ada Perubahan

Kraksaan: Wisuda ke 24 tahun 2017 S-1 Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong akan dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 13 Desember 2017, dimulai pada pukul 07.00 Wib.

Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong merupakan dua pendidikan tinggi milik Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Bagi calon Wisudawan dan wisudawati diwajibkan untuk mengikuti acara pendadaran ke-Genggong-an yang telah dijadwalkan. Pendadaran semula dilaksanakan  pada Hari Sabtu, Tanggal 09 Desember 2017 itu ditunda pada hari Senin, tanggal 11 Desember 2017 pukul 08.00 Wib hingga selesai bertempat di Masjid Jami’ Al Barokah Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Ustadz Taufiq Hidayat S.Ag selaku koordinator pendadaran menyampaikan bahwa waktu pendadaran ada perubahan, yang awalnya hari sabtu, kini ditunda pada hari senin. ” InsyaAllah yang akan mengisi tetap dari pengasuh Pesantren zainul Hasan Genggong.” Katanya.

Sementara itu,  pelaksanaan Gladi Bersih akan dilaksanakan pada hari selasa, tanggal 12 Desember 2017 pada pukul 13.00 Wib hingga selesai di Gedung Islamic Centre Kraksaan. Selain itu, untuk pengambilan toga wisuda, dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib, Hari selasa, 12 Desember 2017 di Kantor INZAH bagi mahasiswa Inzah, bSedangkan bagi mahasiswa STIH, bisa diambil di kantor STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan. (Mahsun/Tamyis/Hendra).

INZAH dan STIH Zainul Hasan Genggong akan menggelar wisuda ke 24 Tahun 2017

Kraksaan: Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong merupakan dua pendidikan tinggi milik Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Di tahun 2017, dua lembaga pendidikan tinggi itu yang berada di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo akan mengadakan wisuda S-1 ke -24.

Essip: Rapat panitia persiapan Wisuda 2017

Menurut Bapak Haqqul Yaqin, M.Ag  bahwa wisuda tahun 2017 ini, akan dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 13 Desember 2017, dimulai pada pukul 07.00 Wib. “ InsyaAllah acara wisuda tetap dilaksanakan di  Islamic centre Kraksaan.” Kata ketua panitia saat memimpin rapat panitia untuk persiapan pelaksanaan wisuda 2017. Selasa 28/11.

Catat: Informasi Wisuda bagi mahasiswa INZAH

Catat: Informasi Wisuda bagi Mahasiswa STIH

Bapak Haqqul menambahkan bahwa bagi calon Wisudawan dan wisudawati diwajibkan untuk mengikuti acara pendadaran ke-Genggong-an, yang dilaksankan pada Hari Sabtu, Tanggal 09 Desember 2017 pukul 08.00 Wib hingga selesai yang bertempat di Masjid Jami’ Al Barokah Pesantren Zainul Hasan Genggong. ” InsyaAllah yang akan mengisi dari pengasuh Pesantren zainul Hasan Genggong.” pungkasnya.

Sementara itu,  pelaksanaan Gladi Bersih akan dilaksanakan pada Hari selasa, Tanggal 12 Desember 2017 pada pukul 13.00 Wib hingga selesai di Gedung Islamic Centre Kraksaan. Selain itu, untuk pengambilan toga wisuda, dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib, Hari selasa, 12 Desember 2017 di Kantor INZAH bagi mahasiswa Inzah, bagi mahasiswa STIH, bisa diambil di kantor STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan.

Bagi calon wisudawan dan wisudawati INZAH dan STIH Zainul Hasan Genggong yang belum memndaftarkan diri, dimohon untuk segera mendaftar, karena pendaftaran terakhir pada hari kamis, 07 Desember 2017. (Mahsun/Hendra)