• Depan
  • Berita
  • PK2MB 2018 STIH Zainul Hasan: Passion For Better and Bright to Change the World Without Radicalism

PK2MB 2018 STIH Zainul Hasan: Passion For Better and Bright to Change the World Without Radicalism

KRAKSAAN: Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Ibu Hj. Khusnul Hitaminah, S.H, M.H membuka kegiatan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) Tahun 2018  dengan menggunting pita secara simbolis di Auditorium STIH Zainul Hasan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Selasa (27/8/2018) tadi siang.

Ning Hus sapaan akrabnya mengucapkan selamat datang kepada segenap calon mahasiswa baru yang mengikuti acara PK2MB,” disamping ajang perkenalan juga akan menambahkan wawasan bagi mahasiswa baru tentang prosesi penyelenggaran Tri Dharma perguruan tinggi, ” tuturnya.

Beliau mengharap kepada mahasiswa baru untuk selalu aktif disemua kegiatan kampus, baik yang bersifat akademik maupun organisasi kemahasiswaan, disamping mempelajari Ilmu Hukum, disini juga ada kegiatan penunjang, diantaranya pengembangan minat dan bakat, pembinaan soft skills,” selain di DPM, BEM kita juga memiliki Band, Lembaga Pers Mahasiswa, Lembaga Pengembangan Ilmu al Quran, Sarana olahraga dan lain-lain, silahkan kalian tinggal pilih, bahkan kita sudah memiliki Posbakum dan Labotaratorium Hukum,” tutur putri almarhum K.H. Hasan Saifouridzall yang disambut dengan tepuk tangan meriah peserta.

Bapak Anton suryadi, S.H, M.H menyampaikan bahwa acara PK2MB 2018 ini berlangsung mulai tanggal 27 hingga 30 Agustus 2018 yang diikuti oleh 61 peserta, “ jumlah tersebut yang lulus sedangkan yang tidak lulus bisa mengikuti tahun depan,” terang Ketua Panitia PK2MB 2018.

PK2MB 2018 ini bertemakan Passion For Better and Bright to Change the World Without Radicalism dengan harapan agar STIH Zainul Hasan mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa semangat, sehingga nantinya akan muncul kader-kader bangsa yang lebih baik, selain itu mahasiswa diharapkan untuk mampu mengabdi kepada masyarakat dan  merubah pola pikir masyarakat dari tidak paham hukum menjadi paham hukum, tidak taat hukum nantinya akan taat hukum, “nah, misi ini dilakukan dengan cara yang santun dan humanis tanpa adanya prinsip-prinsip kekerasan, yang paling penting lulusan kita bisa bantu masyarakat dalam menghadapi masalah hukum” tutur ketua program studi Ilmu Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan.

Selain ketua STIH Zainul Hasan, hadir pula segenap pembantu ketua, diantaranya pembantu ketua I, II, III dan segenap jajaran civitas akademika STIH Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.  (Raudlatul Jannah/Firdatul Qomariah/dra).

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.