Skip to main content

Di Tiris, Mahasiswa STIH ZAHA Bangkitkan Rasa Nasionalisme dan Jiwa Qurani

TIRIS :  Upacara bendera di sekolah yang biasanya dilaksanakan setiap hari senin bertujuan untuk melatih kedisiplinan siswa serta memupuk rasa cinta kepada tanah air. Selain itu, upacara bendera biasanya juga dilakukan pada hari-hari besar nasional, seperti Hari Kemerdekaan pada setiap tanggal 17 Agustus.

Dalam pantauan jurnalis kampus, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan yang saat ini melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Andungsari Kecamatan Tiris, mendapat kepercayaan untuk memimpin dan menjadi tugas upacara di Yayasan pendidikan Darul Ulum Desa Andung Sari.

Zainal Koordinator Desa (kordes) Desa Andung Sari KKL STIH Zainul Hasan menuturkan bahwa  upacara bendera tersebut diikuti oleh semua siswa Darul Ulum dan seluruh petugas upacara dipercayakan kepada peserta KKL.

“Upacara ini dapat membangkitkan rasa nasionalisme bagi siswa, selain itu dapat melatih mental, persiapan dan keseriusan dalam menerima tugas apalagi kita harus siap dengan segala tugas dan kewajiban untuk mengabdi di masyarakat,” tuturnya Zainal saat diwawancara selepas kegiatan upacara,  Senin,28/1/ 2019.

Pada kegiatan lain, selain menyalurkan dan menyadarkan terkait masalah hukum di masyarakat,  mahasiswa STIH Zainul Hasan juga melakukan kegiatan pendidikan, semisal mengajarkan ilmu Al Qur’an, Pendidikan Agama Islam, bahkan bahasa inggris.

Nandya Anis Nuril Laili Peserta KKL asal Lumajang ini mengajarkan mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 MI dan juga menyimak serta murojaah hafalan Al-Qur’an juz 30 bagi Siswa MI darul ulum.

“Alhamdulillah, saya merasa senang di KKL ini,  karena selain mendekatkan diri kepada masyarakat, kami juga bisa menyalurkan dan memberikan sedikit ilmu, insyaallah manfaat dan barokah bagi Siswa di sini, kebetulan kami kuliah di STIH Zainul Hasan juga diberi ilmu Pendidikan Agama Islam dan Ilmu Al Qur’an, semoga anak-anak disini memiliki jiwa Qurani,”harap mahasiswa asal Lumajang saat ditemui di poskonya oleh jurnalis LPM STIH Zainul Hasan.


Reporter: Rizky Amalia/ Intan Soleha.

Tinggalkan Balasan