• Depan
  • Berita
  • Ini Rangkaian Kegiatan STIH ZAHA Kraksaan Sambut Hari Santri 2018

Ini Rangkaian Kegiatan STIH ZAHA Kraksaan Sambut Hari Santri 2018

KRAKSAAN: Menyambut Hari Santri 2018, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo telah siapkan sejumlah rangkaian kegiatan. Hari Santri diperingati sejak 2015 setiap 22 Oktober, tanggal tersebut merujuk pada tercetusnya fatwa Resolusi Jihad yakni perjuangan santri-kiai mempertahankan Kemerdekaan dari Sekutu pada 1945 silam.

 

Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan Bapak Mohammad Hendra mengatakan bahwa Perguruan Tinggi yang dipimpin oleh Ibu Nyai Hj. Khusnul Hitaminah, S.H,. M.H  akan mengadakan beberapa kegiatan untuk memeriahkan perayaan Hari Santri 2018 sebagai bentuk apresiasi kampus STIH Zainul Hasan Kraksaan atas jasa-jasa kalangan pesantren yang eksistensinya terbukti berkomitmen mengawal bangsa Indonesia.

Berikut rangkaian kegiatan sambut Hari Santri yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan:

  1. 19 Oktober : Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Band memeriahkan Lomba Mading 3 D yang diselenggarakan oleh PK. IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong di GOR. Damanhuri Romly.
  2. 20-21 Oktober : 12 Mahasiswa diikut sertakan dalam kegiatan Diklat Kader Tanaszaha Genggong yang diselenggarakan oleh Tanaszaha Cabang Istimewa Pesantren Zainul Hasan Genggong.
  3. 22 Oktober : mengikuti Apel Besar Santri di Halaman P5 Pesantren Zainul Hasan Genggong
  4. 26-27 Oktober : Lomba Voly Ball, Tenis Meja, Bulu Tangkis (menggunakan sarung) bertempat di lapangan olahraga halaman STIH Zainul Hasan Kraksaan yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen.
  5. 27 Oktober : Lomba Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ) antar kelas di Auditorium STIH Zainul Hasan Kraksaan.

Bapak Hendra berharap kepada mahasiswa, agar kegiatan lomba non akademik ini selain untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Santri juga dapat memicu minat dan bakat yang dimiliki oleh mahasiswa sehingga prestasi akan diperoleh. “InsyaAllah lain waktu, kita akan mengadakan lomba peradilan semu dan debat hukum  serta penulisan karya ilmiah antar kelas,” pungkasnya saat diwawancarai oleh jurnalis kampus LPM Hukum STIH Zainul Hasan. (Reporter: Firdatul Qomariyah/dra)

 

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.