• Depan
  • Berita
  • Lagu Yaa Lal Wathan getarkan Auditorium STIH Zainul Hasan Kraksaan

Lagu Yaa Lal Wathan getarkan Auditorium STIH Zainul Hasan Kraksaan

Kraksaan: Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru. Masa ini dapat dijadikan tititk total inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggungjawab dan tangguh

Kegiatan PK2MB 2017 ( Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru) STIH Zainul Hasan  kraksaan dilaksanakan pada tanggal 6  hingga 9 September 2017 diikuti oleh 90 lebih calon mahasiswa baru.

Mantab: Tim paduan suara STIH Zainul Hasan Kraksaan saat membawakan lagu-lagu

Pada hari pertama, lantunan lagu Yaa lal Wathan yang dibawakan oleh tim paduan suara STIH Zainul Hasan membangkitkan semangat nasionalisme para undangan dan peserta PK2MB 2017 yang dilaksanakan kemarin Rabu, (6/9) di Auditorium STIH Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Menurut salah satu peserta, Dani, lagu Yaa lal Wahtan tadi merupakan lagu yang ia sukai, pasalnya lagu yang dibawakan oleh tim paduan suara membuat rasa semangat membela NKRI semakin tumbuh dan kuat. “ Rasa semangat tadi seakan-akan menggetarkan Auditorium ini” Ucapnya sambil menggenggam tangan.

Sedangkan menurut Mohammad Hendra, selaku ketua PK2MB 2017, lagu itu sengaja ditampilkan bersama lagu Indonesia raya, dan itu merupakan hasil kesepakatan panitia. Di mana, tidak hanya nilai religiusitas yang ditanamkan kepada mahasiswa baru, namun juga jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan yang tinggi.

“Lagu Yaa lal Wathan yaitu lagu yang membangkitkan rasa nasionalisme dan rasa kebangsaan. Lagu yang diciptakan oleh KH. Wahab Hasbullah dalam sejarahnya memang memikili tujuan seperti itu, yakni untuk membangkitkan nasionalisme dan kebangsaan. Khususnya santri yang ada di Indonesia pada waktu itu.” Katanya.

Dalam pembukaan PK2MB 2017, dihadiri oleh Ibu Nyai Hj. Khusnul Hitamina, SH. MH ketua STIH Zainul Hasan bersama para pembantu ketua I, II, dan III. Selain itu hadir semua para kepala bagian bersama para staf dan dosen.  ( lpm/dra)

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.