• Depan
  • Berita
  • Menristekdikti dan Ketua STIH ZAHA Deklarasi Anti Radikalisme

Menristekdikti dan Ketua STIH ZAHA Deklarasi Anti Radikalisme

Surabaya: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.,Ak kemarin kamis (6/7) menggelar “Kampus Bela Negara” di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Surabaya dan menandatangani Deklarasi Anti Radikalisme bersama seluruh pimpinan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur di Auditorium UPNV Surabaya.

Pada deklarasi yang ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir dan seluruh pimpinan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur adalah bentuk meningkatkan semangat dalam satu kesatuan dengan menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan partisipasi masyarakat untuk pembinaan karakter tentang bahaya radikalisme kepada segenap Mahasiswa Indonesia khususnya Jatim.

Deklarasi ini untuk meningkatkan kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini saya anggap penting sebagai bentuk penegasan dan komitmen bersama untuk melawan dan menolak paham dan gerakan yang dapat melemahkan ideologi dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Ucap Menteri kelahiran Ngawi 27 Juni 1960.

Tegas : Bapak Menteri tandatangan deklarasi

Dalam jumpa persnya, Menristekdikti menyampaikan “Rektor kampus harus bertanggungjawab terhadap mahasiswanya agar tidak melakukan tindakan radikal, dengan menugaskan pada stakeholder kampus bahkan kepada semua dosen yang ada” tegasnya kepada segenap pimpinan kampus yang berkumpul kemarin.

     Sejarah: Ning Hus turut menandatangani

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Hj. Khusnul Hitamina, SH. MH (Ning Hus) turut mendeklarasikan Anti Radikalisme bersama Menristekdikti yang diikuti oleh segenap pimpinan Perguruan Tinggi Se-Jawa Timur termasuk segenap ketua BEM Se Jawa Timur.

Komitmen: Presma juga ikut tandatangan

Adapun isi deklarasi itu sebagai berikut:

Deklarasi Dari Surabaya Untuk  Indonesia

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Kami insan perguruan tinggi bertekad untuk, 1. Menjunjung tinggi pancasila dan UUD 1945 demi keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika 2. Mencegah dan melarang berbagai bentuk kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika 3. Mencegah dan melarang berbagai bentuk kegiatan radikalisme dan terorisme, serta menjaga kerukunan umat beragama 4. Mencegah dan melarang penyalahgunaan Narkotika, Precusuar dan Zat Adiktif lainnya, menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai bela agama.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08. 30 Wib berakhir pada pukul 12.30 Wib menjadikan kesan tersendiri bagi Hasan Basri Presiden Mahasiswa BEM STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan, pasalnya acara itu sangat menguatkan diri untuk melawan radikalisme yang terjadi di Indonesia ini, “ Kami sebagai mahasiswa wajib menggelorakan anti Radikalisme ini demi keutuhan NKRI”. Paparnya saat mendampingi ibu ketua STIH Zainu Hasan di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Surabaya Jawa Timur.//lpm/ hbs/mhd//

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.