• Depan
  • Berita
  • SMA ZAHA Genggong Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional, Ini Kata Gus Dudung

SMA ZAHA Genggong Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional, Ini Kata Gus Dudung

Pajarakan: Pagi itu alunan Nadham Safinah karangan Almarhum K.H. Moh. Hasan yang dikenal dengan panggilan kiai sepuh terdengar syahdu dan merdu ditelinga para jurnalis kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong Kraksaan saat mendatangi kantor SMA Zainul Hasan Genggong. Nadham itu dibaca oleh para santri yang menimba ilmu di lembaga Naungan yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong itu.

Selepas kegiatan rutin tiap pagi sebelum masuk ke kelas di sekolah itu, para jurnalis kampus yang terkumpul di wadah LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Genggong Kraksaan dipersilahkan masuk oleh Bapak Zainal Abidin, S.Pd waka kesiswaan di lembaga tersebut.

Mantab: Gus dudung ( Baju garis) saat memberikan keterangan

3 Crew LPM Hukum yang semuanya alumni dari SMA ZAHA mendatangi lembaga yang mendidiknya untuk melaksanakan tugas liputan, pasalnya lembaga yang dipimpin oleh Gus Moh. Baiduri Faishal SH. M.Pd baru saja mendapat juara 1 lomba poster tingkat Nasional, pengumuman diterima pada hari Ahad 5 November 2017 di Kampus Unair Surabaya kemarin.

Lomba Poster Kategori SMA/MA/SMK Tingkat Nasional bertema “ Peran Revolusi Mental dan Mewujudkan Pemuda Berkarakter menyongsong Bonus Demografi 2020 “. Yang bertempat di Aula Kahuripan 300 Lantai 3 Gedung Manajemen Kampus C Universitas Airlangga menempatkan posisi juara 1, menyisihkan dari kota Banyuwangi, Jombang, Mojokerto,Sidoarjo dan Bandung Profinsi Jawa Barat.

Bukti: Santri SMA ZAHA saat presentasi karyanya

Luluk Alfiah Sofarina dan Ririn Nurul Qomariah merupakan santri delegasi SMA ZAHA Genggong. Luluk Alfiah Sofarina mengatakan bahwa awalnya dia mendapat info dari kakak senior alumni SMA Zaha  yang kuliah di Unair Surabaya Siti Nur Seha, bahwa kampus UNAIR akan mengadakan lomba poster, akhirnya  SMA Zaha menyambut baik  informasi itu dan mengikuti lomba poster tersebut. “ Akhirnya kami ikut dengan percaya diri, Alhamdulillah, berawal dari percaya diri, kami masuk 5 besar.” Ucap santriwati kelahiran jember 9 juni 1999 itu.

Dalam pembuatan poster,  mereka mengalami kendala, yaitu masalah internet untuk mencari referensi. Namun mereka tetap berusaha untuk memenangkan lomba poster tingkat Nasional itu tanpa putus asa sedikit pun. “ Alhamdulillah poster kami dengan tema Pemuda Pembawa Perubahan, terpilih menjadi juara 1.” Katanya dengan nada heran.

Selain Luluk, Ririn juga mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan penus syukur, pasalnya dirinya bisa membawa nama harum lembaganya bahkan membawa harum nama pesantren tercinta, ini membuktikan bahwa Pesantren Zainul Hasan Genggong, pesantren salaf yang bisa menjawab tantangan zaman.” Ujar santriwati kelahiran Probolinggo 11 April 2001.

Ustadz Zainal Abidin. S.Pd turut bersyukur dengan menangnya anak didiknya dalam lomba poster dan dia sangat mengapresiasi penuh khususnya pada Pesantren Zainul Hasan Genggong. Ini merupakan  salah bentuk perjuangan, dedikasi, dan semangat terhadap semua santri. Karena dilihat oleh mereka yang diluar bahwa santri itu hanya bisa baca kitabnya saja. Tapi kita juga bisa melakukan apa yang dilakukan oleh lembaga di luar pesantren. “Mudah-mudahan kedepannya bisa menjadi tolok ukur dan bibit-bibit yang baru.” Harap waka kesiswaan.

Termotivasi: Crew LPM Hukum saat ambil gambar

Senada dengan Ustadz Zainal, Gus Moh. Baiduri Faishal, S.H. M.Pd kepala sekolah SMA ZAHA mengatakan beliau sangat mengapresiasi, karena lomba ini dapat dijadikan sebuah media untuk memacu daya kritis dan kreativitas anak-anak terutama kalangan remaja sebagai pelaku lomba tersebut. Dan diraihnya juara oleh anak-anak saya itu, bahwa kejuaraan yang diraih tersebut mutlak milik mereka sendiri karena persiapan-persiapan dan arahan yang kita berikan termasuk motivasi dalam rangka mengikuti lomba itu ternyata pada saat babak penilaian tidak seperti yang kita antisipasi. “rasa percaya diri dan optimis siap bersaing dengan siapapun membuat saya perlu mengaspresiasi. Sehingga harapan saya mudah-mudahan kedepan ini akan lahir anak-anak kita yang memiliki mental dan keberanian yang sangat tinggi sebagai generasi penerus harapan bangsa yang mampu mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.” Harap Gus Dudung yang tercatat sebagai alumni STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan. Selasa 7/11/2017 di ruanganya. (Firda/windi/Aisyah).

 

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.